SNU//Pandeglang, Banten – Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, tepatnya di sepanjang Jalan Raya Pandeglang–Labuan, mengalami kerusakan cukup parah.
Kondisi tersebut diperparah dengan banyaknya lubang menganga serta minimnya penerangan jalan, sehingga sangat membahayakan para pengguna kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Situasi ini kian mengkhawatirkan karena arus kendaraan diprediksi meningkat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah titik jalan berlubang hingga kini belum mendapatkan perbaikan.
Beberapa lubang hanya diberi tanda darurat berupa gantungan plastik berwarna merah muda sebagai penanda sementara, namun dinilai belum maksimal dalam mengurangi risiko kecelakaan.
Salah satu pengguna jalan, Enji, mempertanyakan kualitas perawatan dan material yang digunakan dalam penanganan jalan tersebut.
Ia menilai kerusakan terlalu cepat terjadi dan membahayakan pengendara.
“Sudah banyak yang jatuh, Mas. Nggak tahu mau nunggu apa lagi kok belum diperbaiki, padahal ini jalan sangat padat pengendara,” ucap Enji saat ditemui di lokasi. Selasa (23/12/2025).
Warga berharap pihak terkait dapat segera melakukan perbaikan permanen sebelum puncak arus Nataru, guna menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan yang melintas di jalur utama tersebut.
Warga juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait turun tangan serius agar kondisi jalan tidak terus memakan korban akibat kerusakan yang dibiarkan berkepanjangan. (Sanan)
