BeritaGaya hidupInformatikaRagam Daerah

Kapolda Sumut dan Gubernur Bobby Nasution Terima Penghargaan dari Serikat Buruh di May Day 2026

126
Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto (tengah) menyerahkan penyerahan klaim BPJS kepada perwakilan serikat pekerja/serikat buruh pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Gedung Serbaguna Pemprovsu Jl. Williem Iskandar Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deliserdang, Jumat (1/5).

Medan/secondnewsupdate.co.id – Momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Sumatera Utara berlangsung meriah dan penuh semangat solidaritas.

Dalam acara yang digelar di Gedung Serbaguna Pemprov Sumut, Jalan Willem Iskandar, Deliserdang, Jumat (1/5/2026),

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menerima plakat penghargaan dari Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB) Sumut.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan perhatian pemerintah serta aparat keamanan terhadap isu-isu ketenagakerjaan di Sumatera Utara.

Selain Bobby Nasution dan Kapolda Sumut, penghargaan juga diberikan kepada Wadir Intelkam Polda Sumut AKBP Jonson Marudut Hasibuan serta PS Panit V Subdit III Ipda Lamhot Situmorang.

Acara May Day 2026 dihadiri ribuan pekerja dari berbagai federasi dan serikat buruh di Sumatera Utara.

Tercatat sekitar 77 serikat pekerja turut hadir memadati Gedung Serbaguna Pemprov Sumut, menciptakan suasana penuh kebersamaan.

Dalam sambutannya, Bobby Nasution menegaskan bahwa kaum buruh memiliki posisi strategis bagi pembangunan daerah.

“Buruh bukan hanya tulang punggung ekonomi, tetapi juga mitra pemerintah dalam menyusun kebijakan agar manfaatnya benar-benar dirasakan pekerja di Sumatera Utara,” ujar Bobby.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh serikat buruh yang selama ini aktif memperjuangkan hak-hak pekerja.

Menurutnya, komunikasi intensif antara pemerintah daerah dan serikat pekerja selama setahun terakhir telah melahirkan sejumlah kebijakan penting.

Bobby memastikan berbagai aspirasi buruh akan menjadi perhatian serius pemerintah.

Sejumlah tuntutan yang disuarakan antara lain perlindungan terhadap ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK), penerapan upah layak, pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru, hingga penghapusan sistem outsourcing.

“Semua tuntutan buruh menjadi prioritas. Yang menjadi kewenangan provinsi akan kami tindaklanjuti, sementara yang menjadi ranah pemerintah pusat akan kami sampaikan langsung kepada Presiden,” katanya.

Tak hanya soal upah, Bobby juga menyoroti pentingnya pengendalian harga bahan pokok demi menjaga daya beli pekerja.

Menurutnya, kenaikan gaji tidak akan berdampak signifikan jika harga kebutuhan pokok ikut melonjak. Karena itu, ia meminta pemerintah kabupaten/kota di Sumut aktif menggelar operasi pasar di wilayah dengan konsentrasi pekerja tinggi.

“Setinggi apa pun pendapatan jika harga bahan pokok naik terus, kesejahteraan tetap terganggu. Operasi pasar harus diperkuat,” tegasnya.

Di sektor perumahan, Bobby membuka peluang program khusus kepemilikan rumah bagi pekerja melalui skema kerja sama dengan Bank Sumut.

Ia menyebut pemerintah akan mengkaji kemungkinan subsidi atau cicilan khusus agar para pekerja tidak selamanya bergantung pada rumah sewa.

“Kita ingin buruh punya aset dan masa depan yang lebih pasti,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia May Day 2026 Sumut, Elfianti Tanjung, berharap seluruh aspirasi pekerja dapat benar-benar diakomodasi pemerintah.

“Buruh adalah barometer Sumatera Utara. Jangan abaikan kami, karena tanpa pekerja roda ekonomi tidak akan berjalan,” katanya.

Elfianti juga kembali menegaskan tuntutan penghapusan outsourcing yang dinilai selama ini merugikan pekerja.

Rangkaian peringatan May Day 2026 di Sumut turut diisi dengan pemotongan tumpeng, pembagian hadiah doorprize, serta pengundian lucky draw dengan hadiah utama sepeda motor dan sepeda.

Menariknya, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan turut menyumbangkan hadiah sepeda motor untuk memeriahkan kegiatan.

Seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan kondusif dengan pengamanan ratusan personel gabungan dari Polda Sumut dan Polrestabes Medan.

Peringatan Hari Buruh 2026 ini sekaligus menjadi simbol harmonisasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan pekerja dalam memperjuangkan kesejahteraan buruh di Sumatera Utara. (Rizky)

Exit mobile version