Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
HukumKriminal

Knalpot Brong Bikin Bising di Sekolah, Polsek Leles Garut Turun Tangan: Sejumlah Motor Pelajar Ditertibkan

122
×

Knalpot Brong Bikin Bising di Sekolah, Polsek Leles Garut Turun Tangan: Sejumlah Motor Pelajar Ditertibkan

Sebarkan artikel ini
Jajaran Polsek Leles Polres Garut saat melakukan penertiban kendaraan pelajar yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar di area parkir SMK Bina Karya Mandiri Leles, Kabupaten Garut.

Jawa Barat, Garut l secondnewsupdate.co.id – Suara bising knalpot brong yang kerap mengganggu kenyamanan lingkungan sekolah mendapat perhatian serius jajaran Polsek Leles Polres Garut.

Petugas kepolisian turun langsung melakukan penertiban terhadap kendaraan bermotor milik pelajar yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar. 

Example 300x600

Kegiatan tersebut berlangsung di area parkir SMK Bina Karya Mandiri Leles, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut.

Penertiban ini dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan nyaman, sekaligus meningkatkan kesadaran pelajar mengenai pentingnya tertib berlalu lintas.

Sejumlah Motor Pelajar Diperiksa

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah sepeda motor yang digunakan para pelajar.

Dari pemeriksaan itu, petugas menemukan kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai dengan spesifikasi standar atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai knalpot brong. Knalpot tersebut kemudian diamankan oleh petugas.

Keberadaan knalpot brong selama ini menjadi perhatian karena suara yang dihasilkan sangat bising dan dinilai dapat mengganggu ketenangan masyarakat, termasuk lingkungan sekolah.

Kawasan sekolah yang seharusnya menjadi ruang nyaman bagi proses belajar mengajar pun diharapkan terbebas dari aktivitas kendaraan yang menimbulkan kebisingan berlebihan.

Polisi Kedepankan Edukasi, Bukan Sekadar Penindakan

Kapolsek Leles AKP Wawan, melalui petugas yang berada di lapangan menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada penindakan.

Menurutnya, penertiban juga menjadi momentum edukasi bagi para pelajar agar memahami aturan lalu lintas dan pentingnya menjaga keselamatan saat berkendara.

“Penertiban ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada para pelajar agar tidak menggunakan knalpot brong serta selalu menaati aturan lalu lintas,” ujar petugas kepolisian.

Petugas juga memberikan imbauan agar para siswa tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi standar kendaraan.

Selain persoalan knalpot, para pelajar diingatkan untuk memastikan kendaraannya memenuhi kelengkapan teknis serta membawa surat-surat kendaraan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Cegah Pelanggaran Lalu Lintas Sejak dari Sekolah

Kepolisian menilai pembinaan terhadap pelajar penting dilakukan sejak dini. Pasalnya, kesadaran tertib berlalu lintas tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menyangkut keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Penggunaan knalpot brong juga berpotensi menimbulkan keluhan masyarakat akibat suara yang ditimbulkan, terlebih apabila kendaraan digunakan di kawasan permukiman maupun lingkungan pendidikan.

Karena itu, Polsek Leles Polres Garut menyatakan akan terus melakukan langkah edukatif dan penertiban secara humanis untuk mencegah berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar.

Sekolah dan Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi

Polsek Leles juga mengajak pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap penggunaan kendaraan bermotor oleh para pelajar.

Sinergi tersebut dinilai penting karena pembentukan budaya tertib lalu lintas tidak cukup hanya mengandalkan aparat kepolisian.

Sekolah dapat memberikan edukasi, orang tua melakukan pengawasan dari rumah, sementara masyarakat turut mengingatkan apabila menemukan perilaku berkendara yang berpotensi membahayakan.

Dengan langkah bersama tersebut, diharapkan lingkungan sekolah di wilayah Leles semakin aman, tertib, dan nyaman.

Lebih dari itu, para pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi muda yang memahami aturan, disiplin di jalan raya, serta memiliki kesadaran bahwa keselamatan jauh lebih penting daripada sekadar tampil dengan kendaraan yang menghasilkan suara bising. (Agung)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600