Cimahi//secondnewsupdate.co.id— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi memastikan kondisi kesehatan masyarakat terkait Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih berada dalam batas aman.
Hingga awal Januari 2026, belum terlihat adanya peningkatan kasus yang mengkhawatirkan meski cuaca ekstrem dan perubahan suhu kerap terjadi.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Cimahi, Dwihadi Isnalini, mengungkapkan bahwa pemantauan ISPA dilakukan secara berkala melalui laporan dari puskesmas dan rumah sakit di wilayah Cimahi.
Menurutnya, ISPA merupakan penyakit yang lazim muncul, terutama saat musim pancaroba. Namun berdasarkan data pemantauan terakhir, jumlah kasus tidak menunjukkan tren kenaikan signifikan.
“Secara umum, angka kasus ISPA bersifat dinamis. Kadang meningkat, kadang menurun. Pada laporan pekan terakhir justru terlihat penurunan,” kata Dwihadi, Jum’at (9/1/2026).
Ia menjelaskan, pencatatan kasus ISPA di Cimahi tidak hanya berasal dari warga setempat.
Banyak pasien dari daerah sekitar yang memilih berobat ke fasilitas kesehatan di Kota Cimahi, sehingga turut memengaruhi angka kunjungan layanan kesehatan.
Meski situasi masih terkendali, Dinkes Cimahi tetap mengingatkan masyarakat agar tidak meremehkan gejala awal seperti batuk, pilek, atau demam ringan.
Deteksi dini dinilai penting untuk mencegah kondisi yang lebih berat.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mulai dari rutin mencuci tangan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, hingga menjaga jarak ketika sedang kurang sehat.
Dinkes Cimahi juga terus menggencarkan edukasi kesehatan dan memperkuat sistem pemantauan penyakit menular agar stabilitas kesehatan masyarakat tetap terjaga, khususnya di tengah cuaca yang tidak menentu. (Bagdja)
