Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaRagam Daerah

May Day 2026, Bupati Garut Temui Buruh dan Janji Kawal Kesejahteraan Pekerja

109
×

May Day 2026, Bupati Garut Temui Buruh dan Janji Kawal Kesejahteraan Pekerja

Sebarkan artikel ini
Bupati Kabupaten Garut Abdusy Syakur Amin (tengah) saat dikonfirmasi wartawan terkait aksi buruh dalam memperingati May Day Hari Buruh 2026

Garut/secondnewsupdate.co.id – Momentum Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kabupaten Garut dimanfaatkan para pekerja untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada pemerintah daerah.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima audiensi perwakilan serikat pekerja dan serikat buruh di Lapangan Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (1/5/2026).

Example 300x600

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis disampaikan para buruh, mulai dari persoalan pengupahan, perlindungan hak pekerja, hingga harapan peningkatan kesejahteraan tenaga kerja di Kabupaten Garut.

Syakur menyampaikan ucapan selamat Hari Buruh kepada seluruh pekerja, khususnya yang berada di wilayah Garut.

Menurutnya, buruh memiliki peran vital dalam menjaga roda ekonomi daerah sekaligus menjadi bagian penting dari pembangunan sosial.

“Selamat Hari Buruh Internasional untuk seluruh pekerja di Kabupaten Garut. Kami berharap berbagai aspirasi yang disampaikan hari ini dapat bertahap direalisasikan,” ujar Syakur kepada para buruh.

Ia menegaskan, hubungan industrial yang sehat hanya dapat terwujud melalui kolaborasi tiga unsur utama, yakni pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

Ketiganya dinilai saling membutuhkan untuk menciptakan iklim investasi sekaligus perlindungan tenaga kerja yang seimbang.

Pemkab Garut, kata Syakur, juga berencana melakukan kunjungan langsung ke sejumlah perusahaan di Garut.

Foto bersama, usai Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima audiensi perwakilan serikat pekerja dan serikat buruh di Lapangan Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (1/5/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk silaturahmi sekaligus memastikan perusahaan tetap menjalankan kewajiban terhadap pekerja tanpa menghambat aktivitas usaha.

“Perusahaan harus tetap sehat dan berkembang agar mampu menyerap tenaga kerja. Di sisi lain, hak-hak pekerja juga wajib dipenuhi. Pemerintah berkepentingan menjaga keseimbangan ini agar kondisi daerah tetap kondusif,” katanya.

Sorotan lain dalam audiensi tersebut adalah formula pengupahan yang dinilai masih perlu dievaluasi.

Syakur mengakui persoalan upah menjadi isu sensitif yang membutuhkan formula lebih adil, terutama agar kesejahteraan masyarakat Garut dapat meningkat.

Menurut Syakur, pemerintah daerah akan mengkaji berbagai opsi dan mencari solusi terbaik terkait kebijakan pengupahan, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi pekerja sekaligus keberlangsungan dunia usaha.

Meski demikian, ia memberikan apresiasi terhadap kualitas tenaga kerja Garut yang dinilai memiliki daya saing tinggi.

Hal itu tercermin dari meningkatnya minat investor yang terus masuk dan mengembangkan usaha di Kabupaten Garut.

“Produktivitas tenaga kerja di Garut sudah baik. Ini terlihat dari banyaknya investor yang kembali berinvestasi bahkan melakukan ekspansi. Artinya, buruh Garut punya kualitas dan daya saing yang bagus,” ungkapnya.

Di akhir pertemuan, Syakur berharap komunikasi antara pemerintah dan pekerja tetap terjalin harmonis.

Menurutnya, dialog terbuka menjadi kunci untuk menghadapi tantangan ekonomi makro sekaligus menjaga stabilitas ketenagakerjaan di daerah.

Peringatan May Day 2026 di Garut pun berlangsung dengan nuansa dialogis, di mana pemerintah dan pekerja duduk bersama membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan demi terciptanya hubungan industrial yang lebih sehat dan berkeadilan. (Agung)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600