HukumKriminal

Mayat Pria Ditemukan di Selokan Cibatu Garut, Polisi Lakukan Evakuasi dan Selidiki Penyebab Kematian

109
Petugas dari Polsek Cibatu bersama Tim Inafis Polres Garut tiba di lokasi penemuan mayat laki-laki, untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Cibatu Garut/ secondnewsupdate.co.id – Warga Kampung Salagedang, RT 001 RW 003, Desa Sukalilah, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di aliran selokan pada Jumat (1/5/2026).

Penemuan jasad tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berkerumun di lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun, mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang tengah memeriksa kondisi selokan di sekitar lokasi.

Saat melintas, saksi melihat benda mencurigakan menyerupai tubuh manusia di aliran air.

Karena penasaran, saksi kemudian mendekat untuk memastikan temuannya.

Setelah diperiksa, benda tersebut ternyata jasad seorang pria dalam kondisi sudah tidak bergerak.
Warga pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Tak lama setelah menerima laporan, petugas dari Polsek Cibatu bersama Tim Inafis Polres Garut tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas melakukan pemeriksaan awal di sekitar lokasi, mengamankan area, serta mengumpulkan sejumlah keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar tempat kejadian.

Kapolsek Cibatu AKP Amirudin Latif mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait temuan mayat tersebut, termasuk mendalami penyebab kematian korban.

“Petugas masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan keterangan dari para saksi di sekitar lokasi,” ujar Amirudin.

Berdasarkan hasil identifikasi awal, korban diketahui bernama Asep Surahman (42), warga Kabupaten Subang.

Meski identitas korban telah diketahui, polisi masih belum menyimpulkan penyebab pasti kematian dan menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut.

Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban kemudian dievakuasi dari selokan dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, termasuk autopsi jika diperlukan.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan penyebab kematian korban sekaligus mendukung proses penyelidikan kepolisian.

Peristiwa penemuan mayat ini menimbulkan keresahan di kalangan warga sekitar.

Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap penyebab kematian korban agar tidak memunculkan spekulasi di tengah masyarakat.

Hingga saat ini, kasus penemuan mayat pria di Cibatu tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. (Agung)

Exit mobile version