Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPendidikanRagam Daerah

PKKMB Uniga 2026, Bupati Garut Dorong Mahasiswa Baru Jadi Penggerak Perubahan

105
×

PKKMB Uniga 2026, Bupati Garut Dorong Mahasiswa Baru Jadi Penggerak Perubahan

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan pesan penting kepada para mahasiswa baru agar tidak menyia-nyiakan kesempatan menempuh pendidikan tinggi.

Garut, Jabar l secondnewsupdate.co.id — Sebanyak 1.071 mahasiswa resmi menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Garut (Uniga) pada Tahun Akademik 2026/2027.

Momen tersebut ditandai melalui Sidang Terbuka Senat Universitas Garut dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Kampus 1 Uniga, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (23/9/2026).

Example 300x600

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan pesan penting kepada para mahasiswa baru agar tidak menyia-nyiakan kesempatan menempuh pendidikan tinggi.

Menurutnya, mahasiswa yang mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan hingga jenjang sarjana merupakan kelompok yang beruntung, terlebih tingkat partisipasi pendidikan sarjana di Kabupaten Garut masih tergolong rendah.

Karena itu, ia mendorong mahasiswa baru untuk memanfaatkan masa perkuliahan sebagai momentum meningkatkan kualitas diri, baik dalam aspek pengetahuan, keterampilan maupun sikap.

Syakur berharap peningkatan kualitas tersebut nantinya tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa secara pribadi, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus mendorong produktivitas daerah.

“Dan saya percaya, di Universitas Garut mereka dididik dengan sebaik-baiknya untuk jadi orang-orang yang memiliki kompetensi yang diharapkan oleh masyarakat,” kata Syakur.

Pemkab Garut Perluas Akses Pendidikan Tinggi

Syakur juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.

Salah satunya dilakukan melalui berbagai program bantuan pendidikan, termasuk optimalisasi program Satu Desa Satu Sarjana yang pelaksanaannya disesuaikan dengan data riil di lapangan.

Terkait jumlah penerima beasiswa, Bupati mengatakan pemerintah daerah akan menyesuaikannya dengan jumlah peserta yang terdata dalam program tersebut.

“Yang pasti kan kita sesuaikan dengan jumlah yang terdaftar sebagai peserta Satu Desa Satu Sarjana, tahun kemarin itu tidak semuanya terpenuhi. Tahun ini kita minta untuk dipenuhi, ditambahkan lagi,” ujarnya.

Mahasiswa Diminta Tak Hanya Kejar Prestasi Akademik

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Brian Yuliarto, dalam arahannya yang disampaikan secara virtual menekankan bahwa pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun kapasitas manusia sekaligus membentuk karakter bangsa yang beradab dan bermartabat.

Ia mendorong mahasiswa agar tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kepemimpinan dan kepedulian sosial juga dinilai penting untuk dipersiapkan sejak berada di bangku perguruan tinggi.

Mahasiswa diharapkan mampu tumbuh sebagai generasi yang memiliki karakter kuat serta siap menjadi agen perubahan dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.

“Oleh karena itu mahasiswa tidak cukup hanya berorientasi pada keberhasilan akademik tetapi juga perlu memiliki kemampuan kepemimpinan, kepedulian sosial serta karakter yang kuat sebagai penggerak perubahan,” ucapnya.

Uniga Terima 1.071 Mahasiswa Baru

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Garut, Irfan Nabhani, menyampaikan laporan penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027.

Universitas Garut secara resmi menerima sebanyak 1.071 mahasiswa baru yang tersebar di berbagai fakultas dan program pascasarjana.

Dengan tambahan mahasiswa baru tersebut, jumlah mahasiswa Universitas Garut kini mencapai 6.931 orang. 

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring berlangsungnya jalur penerimaan mahasiswa lanjutan.

Adapun rincian 1.071 mahasiswa baru tersebut terdiri atas 28 mahasiswa Program Pascasarjana, FISIP 84 orang, Fakultas Ekonomi 346 orang, Fakultas MIPA 130 orang, Fakultas Teknik 44 orang, Fakultas Pertanian 73 orang, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) 209 orang, FKOMINFO 112 orang, serta Fakultas Kewirausahaan sebanyak 45 orang.

“Perlu saya laporkan pada hari ini Universitas Garut secara resmi menerima 1.071 mahasiswa dengan rincian sebagai berikut, yang pertama program Pascasarjana sejumlah 28 orang, FISIP 84 orang, Fakultas Ekonomi 346 orang, Fakultas MIPA 130 orang, Fakultas Teknik 44 orang, Fakultas Pertanian 73 orang, FPIK 209 orang, FKOMINFO 112 orang, dan Fakultas Kewirausahaan 45 orang,” kata Irfan.

Rektor Universitas Garut juga menegaskan bahwa pelaksanaan PKKMB merupakan bagian dari agenda akademik yang berada di bawah pengawasan pimpinan universitas.

Ia memastikan kegiatan pengenalan kehidupan kampus tidak diwarnai praktik perpeloncoan yang bertentangan dengan norma maupun etika institusi.

Dengan dimulainya Tahun Akademik 2026/2027, ribuan mahasiswa baru tersebut diharapkan mampu menjadikan lingkungan kampus sebagai ruang untuk mengembangkan kompetensi, karakter, kreativitas dan kepedulian terhadap masyarakat. (Agung)

Penulis: Agung Editor: Bama
Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600