Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
KesehatanRagam DaerahSosial

PPNI Kabupaten Tangerang Turun Tangan! Puluhan Perawat Siaga 24 Jam Bantu Korban Asap TPA Jatiwaringin

659
×

PPNI Kabupaten Tangerang Turun Tangan! Puluhan Perawat Siaga 24 Jam Bantu Korban Asap TPA Jatiwaringin

Sebarkan artikel ini
Kepedulian terhadap warga yang terdampak kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin terus mengalir. Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Tangerang mengerahkan puluhan perawat relawan untuk memberikan pelayanan kesehatan sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak asap kebakaran.

Kab Tangerang, Banten/ secondnewsupdate.co.id – Kepedulian terhadap warga yang terdampak kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin terus mengalir.

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Tangerang mengerahkan puluhan perawat relawan untuk memberikan pelayanan kesehatan sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak asap kebakaran.

Example 300x600

Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan saat kebakaran TPA Jatiwaringin memasuki hari ke-10. Meski titik api terus ditangani, kepulan asap masih menyelimuti sejumlah wilayah, terutama Kecamatan Rajeg, sehingga memicu gangguan kesehatan bagi warga.

Ketua DPD PPNI Kabupaten Tangerang, M. Nurhabibi, menjelaskan bahwa sebelum turun ke lapangan, pihaknya terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dan Puskesmas Rajeg guna memetakan kondisi serta kebutuhan masyarakat.

“Langkah ini dilakukan agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi warga terdampak,” ujarnya.

Sebagai bentuk respons cepat, PPNI membentuk dua tim khusus yang terdiri dari Tim Koordinasi dan Manajemen Posko serta Tim Penanggulangan Tanggap Bencana. 

Sebanyak 46 perawat sukarelawan yang tergabung dalam 25 tim diterjunkan secara bergiliran selama 24 jam.

Para relawan berasal dari 28 rumah sakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, serta empat institusi pendidikan kesehatan. 

Mereka telah bertugas sejak 4 Juli 2026 di Posko Kesehatan Puskesmas Rajeg dan sejumlah titik pelayanan lainnya.

Tak hanya memberikan layanan medis, PPNI juga menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dipimpin Abdul Karim dan Mizwar bersama 11 mahasiswa STIKES Faathir Husada Balaraja.

Berbagai layanan diberikan kepada warga, mulai dari pemeriksaan tekanan darah dan tanda vital, edukasi pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), pelayanan kesehatan di posko, hingga pembagian biskuit bergizi dan susu steril untuk membantu menjaga daya tahan tubuh masyarakat.

Kepedulian PPNI juga diwujudkan melalui penyaluran bantuan kebutuhan pokok kepada warga Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg. 

Bantuan yang disalurkan meliputi beras, mi instan, minyak goreng, telur, susu, masker, pakaian layak pakai, hingga perlengkapan bayi.

Selain bantuan bagi masyarakat, PPNI juga memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan dengan menyerahkan dua unit nebulizer portable, 50 botol obat-obatan, 100 botol tetes mata, 30 dus masker, serta 150 botol susu steril kepada Puskesmas Rajeg.

Kepala Puskesmas Rajeg, Tohiroh, mengapresiasi sinergi yang dibangun bersama PPNI.

Menurutnya, kehadiran puluhan relawan sangat membantu tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada warga yang terdampak asap kebakaran.

“Kolaborasi ini sangat membantu kami dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kehadiran para relawan benar-benar meringankan tugas tenaga kesehatan di lapangan,” katanya.

Nurhabibi menegaskan, para perawat relawan rela mengorbankan waktu bersama keluarga, tenaga, dan waktu istirahat demi memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.

Ia memastikan PPNI akan terus hadir mendampingi masyarakat hingga pemerintah menyatakan kondisi benar-benar aman dan membaik.

“PPNI berkomitmen untuk terus mengabdi sampai kondisi dinyatakan membaik oleh pemerintah. Kami hadir untuk masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Tangerang,” tegasnya.

Apresiasi juga datang dari Kepala Desa Tanjakan Mekar, Uti, yang menyampaikan terima kasih atas dedikasi para relawan PPNI yang berjaga tanpa mengenal waktu sejak posko kesehatan dibuka.

Sementara itu, Ketua RT 014 RW 06 Kampung Jungkel mengaku bantuan kesehatan maupun logistik yang diberikan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, warga sangat terbantu. Kondisi kesehatan masyarakat mulai membaik. Kami berharap kejadian kebakaran seperti ini tidak kembali terulang,” ungkapnya.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan PPNI Kabupaten Tangerang menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara organisasi profesi kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat memiliki peran penting dalam mempercepat penanganan dampak bencana sekaligus menjaga kesehatan warga di tengah situasi darurat. (Dia).

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600