Jawa Barat, Cimahi l secondnewsupdate.co id — Pemerintah Kota Cimahi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengambil langkah tegas untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat.
Satgas Premanisme segera dibentuk dan akan diterjunkan langsung ke lapangan untuk mengantisipasi sekaligus menindak potensi gangguan keamanan di berbagai wilayah Kota Cimahi.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan, keberadaan Satgas Premanisme menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama aparat keamanan untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman.
Satgas tersebut nantinya tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi akan melakukan pemantauan langsung terhadap situasi di lapangan.
Pengawasan direncanakan berlangsung secara rutin, baik pada siang maupun malam hari, sehingga potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin.
“Kami juga akan laksanakan Satgas Premanisme bersama-sama Forkopimda untuk turun ke lapangan, baik siang maupun malam hari,” kata Ngatiyana, kemarin.
Menurut Ngatiyana, pembentukan Satgas Premanisme merupakan tindak lanjut atas arahan pemerintah sekaligus jajaran pimpinan aparat keamanan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Bukan Sekadar Patroli, Satgas Akan Perkuat Respons di Lapangan
Kehadiran Satgas Premanisme diharapkan mampu menjadi instrumen bersama untuk mempersempit ruang bagi berbagai tindakan yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat.
Dengan melibatkan unsur Forkopimda, pengawasan keamanan diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Pemerintah daerah dan aparat keamanan dapat membangun pola koordinasi yang lebih cepat ketika menemukan indikasi gangguan keamanan di wilayah Kota Cimahi.
Pemantauan secara rutin pada siang dan malam hari juga menjadi pesan bahwa keamanan masyarakat tidak mengenal batas waktu.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Pemkot Cimahi untuk menjaga ruang publik agar tetap aman, tertib, serta memberikan rasa nyaman bagi warga, pelaku usaha maupun masyarakat yang menjalankan berbagai aktivitas.
Ngatiyana: Cimahi Harus Tetap Aman dan Kondusif
Ngatiyana berharap pembentukan Satgas Premanisme dapat memberikan dampak nyata terhadap situasi keamanan di Kota Cimahi.
Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh unsur pemerintahan serta masyarakat.
Karena itu, kolaborasi antara Pemkot Cimahi dan Forkopimda akan menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kondusivitas daerah.
Upaya tersebut juga diharapkan mampu menciptakan rasa aman yang semakin kuat di tengah masyarakat. Terlebih, keamanan dan ketertiban merupakan bagian penting dalam menopang aktivitas sosial maupun perekonomian warga.
“Harapannya, Kota Cimahi semakin aman, nyaman dan kondusif,” ujar Ngatiyana.
Pembentukan Satgas Premanisme pun menjadi sinyal kuat bahwa Pemkot Cimahi bersama Forkopimda tidak ingin membiarkan potensi gangguan keamanan berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara konsisten, sinergi lintas sektor, serta respons yang cepat terhadap setiap potensi gangguan, Kota Cimahi diharapkan mampu mempertahankan predikat sebagai daerah yang aman, tertib dan nyaman bagi masyarakat.(Bagdja)
















