Garut/secondnewsupdate.co.id – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sukakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, hingga kini masih belum menemui kepastian.
Pemerintah Kabupaten Garut menegaskan lokasi pembangunan sekolah yang menjadi program strategis pemerintah pusat tersebut masih dalam tahap kajian dan belum ditetapkan secara resmi.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Hj. Marlinda Siti Hana, meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa Desa Sukakarya telah dipastikan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.
Menurutnya, seluruh proses masih menunggu hasil kajian serta keputusan dari kementerian dan instansi teknis terkait.
Pernyataan itu disampaikan Marlinda usai menerima audiensi Pemerintah Desa Sukakarya bersama para pemilik lahan di Ruang Rapat Komisi II DPRD Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Tarogong Kidul, Senin (8/6/2026).
“Jangan sampai muncul anggapan bahwa semuanya sudah diputuskan. Sampai saat ini prosesnya masih berjalan dan masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait,” ujar Marlinda.
Ia menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat tidak bisa dilakukan secara instan karena harus melewati berbagai tahapan administrasi dan teknis.
Pemerintah perlu memastikan kesiapan lahan, legalitas aset, dokumen pendukung, hingga kelayakan lokasi sebelum keputusan final ditetapkan.
Menurut Marlinda, program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas nasional yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Karena itu, seluruh proses perencanaannya harus dilakukan secara cermat dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain faktor teknis dan administratif, kondisi keuangan daerah juga menjadi pertimbangan penting.
Ia mengakui adanya penyesuaian anggaran akibat berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat ke daerah yang turut memengaruhi berbagai agenda pembangunan.
“Kami memahami besarnya harapan masyarakat terhadap hadirnya Sekolah Rakyat. Namun pemerintah harus bekerja berdasarkan aturan dan mekanisme yang berlaku. Semua keputusan harus didasarkan pada hasil kajian yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Marlinda menambahkan, Pemerintah Kabupaten Garut terus melakukan koordinasi dengan kementerian terkait serta perangkat daerah teknis untuk mempercepat proses penentuan lokasi pembangunan.
Ia berharap dalam waktu dekat pemerintah dapat memberikan kepastian kepada masyarakat agar berbagai informasi yang berkembang tidak memunculkan spekulasi maupun kesalahpahaman di tengah warga.
“Kami berharap segera ada kejelasan yang bisa disampaikan kepada masyarakat sehingga tidak lagi menimbulkan berbagai spekulasi di lapangan,” pungkasnya. (Asan)
