BeritaInformatikaRagam DaerahTeknologi

Sinkronkan Infrastruktur Jalan, Bupati Garut Temui Ditjen Bina Marga Kementerian PU

63
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan kunjungan kerja strategis dengan menemui Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Hendro Satrio, di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Jakarta//secondnewsupdate.co.id Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan kunjungan kerja strategis dengan menemui Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Hendro Satrio, di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Pertemuan tersebut difokuskan pada sinkronisasi program pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Garut sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Garut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Agus Ismail, beserta jajaran.

Syakur menyampaikan harapan agar Pemerintah Pusat memberikan dukungan konkret terhadap perbaikan sejumlah ruas jalan kabupaten yang dinilai strategis dan berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian.

“Intinya adalah kita ingin melakukan perbaikan-perbaikan di beberapa ruas jalan di Garut, terutama yang memberikan dampak signifikan terhadap kemajuan Kabupaten Garut, khususnya di bidang ekonomi dan ketahanan pangan,” ujar Syakur.

Ia menegaskan, kondisi infrastruktur jalan yang mantap menjadi faktor kunci bagi petani dan pelaku usaha dalam mempercepat distribusi komoditas unggulan daerah. Dengan akses jalan yang baik, biaya logistik dapat ditekan dan kesejahteraan masyarakat pun meningkat.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Ditjen Bina Marga Kementerian PU, Hendro Satrio, mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Garut.

Menurutnya, usulan yang disampaikan selaras dengan target pembangunan nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

“Saya sangat senang dengan diskusi yang telah kita lakukan. Ada beberapa usulan jalan daerah yang disampaikan oleh Pak Bupati. Mudah-mudahan seluruh usulan tersebut dapat dimasukkan ke dalam Aplikasi SiTIA (Sinergitas Transparansi Integrasi Akuntabel) dan kelengkapannya segera dipenuhi,” kata Hendro.

Ia menambahkan, Kementerian PU akan menindaklanjuti usulan tersebut dengan melakukan peninjauan dan verifikasi, sehingga dapat segera disetujui dan dieksekusi. 

Prioritas akan diberikan pada koridor jalan yang telah disepakati sebagai jalur strategis pertumbuhan ekonomi daerah.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat usulan tersebut bisa disetujui, sehingga masyarakat Garut dapat merasakan manfaat jalan kabupaten yang lebih baik dan mendukung pencapaian RPJMN 2025–2029,” pungkasnya.

Pertemuan ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Garut dalam membenahi infrastruktur, khususnya sektor jalan, sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Asan)

Exit mobile version