BeritaKesehatanRagam Daerah

Staf Kepala Kepresidenan Turun ke Cimahi, Soroti Pelaksanaan MBG hingga Distribusi ke Sekolah

519
Walikota Cimahi Ngatiyana saat menerima kunjungan Staf Kepala Kepresidenan Jendral Saepul, Letjen Arif Rahman, Mayjen Dedi, dan bersama sejumlah perwira tinggi TNI melakukan kunjungan ke Kota Cimahi untuk melihat secara langsung pelaksanaan program MBG, mulai dari proses pengolahan makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga pendistribusiannya kepada para siswa di sekolah. (Kanan) Foto Kiri : Walikota Cimahi Ngatiyana saat dikonfirmasi wartawan

Jawa Barat, Cimahi l secondnewsupdate.co id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cimahi mendapat perhatian langsung dari jajaran pemerintah pusat. 

Staf Kepala Kepresidenan, Jendral Saepul, Letjen Arif Rahman, Mayjen Dedi, dan bersama sejumlah perwira tinggi TNI melakukan kunjungan ke Kota Cimahi untuk melihat secara langsung pelaksanaan program MBG, mulai dari proses pengolahan makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga pendistribusiannya kepada para siswa di sekolah.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana. Dalam kunjungan itu, rombongan meninjau sejumlah SPPG yang menjalankan program MBG di wilayah Kota Cimahi.

Tidak hanya melihat kondisi fasilitas SPPG, rombongan juga memantau secara langsung bagaimana makanan disiapkan, dikemas, kemudian didistribusikan menuju sekolah penerima manfaat.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian yakni SMP Negeri 15 Kota Cimahi. Di sekolah tersebut, proses distribusi MBG turut dipantau untuk memastikan makanan yang disediakan benar-benar sampai kepada para siswa dan dapat dinikmati dalam kondisi yang baik.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, kunjungan jajaran pemerintah pusat tersebut menjadi bentuk perhatian serius terhadap pelaksanaan program MBG di daerah.

Menurutnya, pemantauan secara langsung dari proses di SPPG hingga makanan diterima siswa penting dilakukan untuk memastikan program berjalan sebagaimana mestinya.

“Alhamdulillah, saya melihat banyak anak-anak yang makan dengan sangat senang dan bahagia,” ujar Ngatiyana.

Ekspresi kebahagiaan para siswa saat menikmati makanan, menurut Ngatiyana, menjadi salah satu indikator bahwa menu yang disiapkan melalui program MBG dapat diterima dengan baik oleh para penerima manfaat.

“Ini berarti masakan SPPG itu diterima oleh anak-anak,” katanya.

Para siswa SMP 15 dari persiapan penyajian makanan MBG dan penyantapannya oleh para siswa

Dari Dapur SPPG hingga Meja Makan Siswa

Kunjungan tersebut juga memberikan gambaran utuh mengenai perjalanan makanan dalam program MBG. 

Rombongan tidak hanya melihat hasil akhir berupa makanan yang telah sampai di sekolah, tetapi turut mencermati proses sejak makanan dipersiapkan di SPPG.

Mulai dari pengolahan makanan, proses pengemasan, hingga pendistribusian menuju sekolah menjadi bagian yang diperhatikan dalam kunjungan tersebut.

Hal ini menjadi penting mengingat keberhasilan program MBG tidak hanya ditentukan oleh tersedianya makanan, tetapi juga oleh kualitas proses penyediaan dan ketepatan distribusinya kepada anak-anak sekolah.

Bagi Pemerintah Kota Cimahi, perhatian pemerintah pusat tersebut menjadi momentum untuk terus memperkuat pelaksanaan program MBG agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya para pelajar.

Ngatiyana menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian jajaran Kepala Staf Kepresidenan yang berkenan melihat langsung kondisi SPPG serta proses pendistribusian MBG di Kota Cimahi.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari Kepala Staf Kepresidenan. Rombongan telah berkenan melihat langsung kondisi SPPG dan pendistribusian makan siang, khususnya untuk anak-anak,” ungkapnya.

MBG Jadi Perhatian, Cimahi Pastikan Program Berjalan

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat karena menyasar kebutuhan pangan dan gizi anak-anak sekolah.

Karena itu, pengawasan dari hulu hingga hilir menjadi bagian penting untuk menjaga agar program berjalan optimal.

Kehadiran jajaran pemerintah pusat di Kota Cimahi sekaligus menunjukkan bahwa pelaksanaan MBG di daerah mendapat perhatian dan pemantauan secara langsung.

Bagi para siswa, program tersebut bukan sekadar agenda pemerintah. Makanan yang mereka terima menjadi bagian dari aktivitas belajar sehari-hari sekaligus diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi mereka.

Suasana penuh antusiasme ketika para siswa menikmati makanan MBG pun menjadi pemandangan tersendiri dalam kunjungan tersebut.

Ngatiyana berharap sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus diperkuat sehingga pelaksanaan MBG dapat berjalan semakin baik, tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak di Kota Cimahi.

Dengan pemantauan langsung dari proses penyediaan hingga makanan disantap siswa, pelaksanaan MBG di Cimahi diharapkan tidak berhenti sebatas distribusi makanan, tetapi benar-benar menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang sehat, kuat, dan siap menyongsong masa depan. (Bagdja)

Exit mobile version