Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaLingkungan HidupRagam Daerah

Tim Pentahelik Dayeuhkolot Bergerak Serentak! Normalisasi Sungai, Kawal Pembangunan Jembatan hingga Benahi Infrastruktur Demi Cegah Banjir

20
×

Tim Pentahelik Dayeuhkolot Bergerak Serentak! Normalisasi Sungai, Kawal Pembangunan Jembatan hingga Benahi Infrastruktur Demi Cegah Banjir

Sebarkan artikel ini
Sejumlah warga melaksanakan pembersihan sungai dari sampah dan lumpuh di aliran sungai Cigede, Citeureup Dayeuhkolot, kemarin.

Kab Bandung/ secondnewsupdate.co.id – Komitmen mempercepat penataan kawasan sekaligus mengurangi risiko banjir terus diperkuat Tim Pentahelik Kecamatan Dayeuhkolot melalui aksi nyata di lapangan. 

Berbagai kegiatan strategis dilakukan secara terpadu, mulai dari pengawasan pembangunan infrastruktur, normalisasi sungai, hingga penataan kawasan yang selama ini menjadi titik rawan luapan air.

Example 300x600

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Sukabirus, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, menjadi bukti kolaborasi lintas sektor dalam mendorong percepatan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan di wilayah Dayeuhkolot. Jumat (10/7/2026).

Ketua Tim Pentahelik Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, menjelaskan sedikitnya enam agenda prioritas dilaksanakan secara bersamaan.

Salah satunya adalah monitoring langsung progres pembangunan Jembatan Sukabirus yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas masyarakat sekaligus mendukung mobilitas ekonomi warga.

Di saat yang sama, tim juga melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat terkait penertiban sejumlah bangunan liar (bangli) yang terdampak proyek pembangunan jembatan.

Langkah tersebut dilakukan agar proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa mengabaikan aspek komunikasi dan pendekatan humanis.

Tak hanya fokus pada pembangunan jembatan, semangat gotong royong juga terlihat di kawasan Jembatan Pasigaran. 

Puluhan relawan PRIMA bersama Tim Pentahelik Dayeuhkolot dan B3S Kecamatan bahu-membahu mengangkat endapan sedimen secara manual karena alat berat tidak dapat menjangkau lokasi tersebut.

“Aksi ini berhasil berjalan lancar berkat kolaborasi solid antara Tim Pentahelik, Relawan PRIMA, dan B3S Kecamatan. Semangat kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penanganan persoalan lingkungan,” ujar Tri di sela kegiatan.

Tim juga memantau proses perbaikan pintu air yang rusak di kawasan Cival 1, Desa Dayeuhkolot. 

Perbaikan ini dinilai penting untuk mengembalikan fungsi pengendalian debit air sehingga sistem drainase dapat bekerja lebih optimal, terutama saat musim hujan.

Upaya lainnya dilakukan melalui normalisasi saluran air yang melintasi kawasan pabrik Zhong Xin. 

Pembersihan dan pengerukan saluran tersebut bertujuan memperlancar aliran air menuju Sungai Citarum sehingga dapat mengurangi potensi genangan di kawasan permukiman.

Sebagai bagian dari rencana penanganan banjir jangka panjang, Tim Pentahelik juga melakukan survei lokasi untuk menentukan akses keluar masuk alat berat yang akan digunakan dalam proyek pengerukan Sungai Cikapundung. 

Pengerukan direncanakan membentang dari Jembatan Cipurut hingga kawasan Oxbow Baleendah.

Selain itu, monitoring turut dilakukan terhadap proyek pengerukan Sungai Cigede. 

Tim memastikan kesiapan lahan yang akan difungsikan sebagai dumping site atau lokasi penampungan material hasil pengerukan agar pekerjaan dapat berlangsung efektif dan sesuai perencanaan.

Tri menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan kawasan Dayeuhkolot yang lebih tertata, aman dari ancaman banjir, serta memiliki infrastruktur yang semakin andal.

“Kolaborasi pemerintah, komunitas, relawan, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan percepatan pembangunan dan penanganan persoalan lingkungan di Dayeuhkolot,” pungkasnya. (Apih)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600