Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
HukumInformatikaKriminalRagam Daerah

Gedung Galih Pawesti Dihajar Pesta Miras Liar, Plh Wali Kota Tasikmalaya Murka: “Ini Penghinaan Brutal ke Fasilitas Negara”

108
×

Gedung Galih Pawesti Dihajar Pesta Miras Liar, Plh Wali Kota Tasikmalaya Murka: “Ini Penghinaan Brutal ke Fasilitas Negara”

Sebarkan artikel ini
Plh Walikota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara mengaku kecolongan kejadian di Galih Pawesti, Minggu (24/5/2026). (Foto:Krist)

Kota Tasikmalaya/ secondnewsupdate.co.id – Gedung Galih Pawesti yang seharusnya steril dari aktivitas negatif berubah menjadi arena pesta miras saat agenda nonton bareng Persib Bandung melawan Persijap digelar pada Sabtu (23/5/2026) malam.

Puluhan pemuda diduga menggelar pesta minuman keras hingga mabuk berat. 

Example 300x600

Sejumlah orang ditemukan tertidur berserakan di area gedung, sementara botol-botol miras kosong tampak berhamburan di sekitar lokasi.

Aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penggerebekan. Dari operasi tersebut, polisi mengamankan 26 unit sepeda motor dan 1 kendaraan roda empat yang berada di lokasi kejadian. 

Para peserta pesta miras ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di sekitar gedung.

Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, mengaku geram setelah menerima laporan terkait kejadian tersebut. Ia menilai insiden itu sebagai bentuk kelalaian serius sekaligus mencoreng fasilitas milik pemerintah.

“Ini salah besar dan terus terang saya marah sekali. Saya sangat kecewa. Gedung milik negara dipakai untuk mabuk-mabukan, ini tidak bisa dibiarkan dan harus ditindak tegas,” tegasnya.

Menurut Diky, panitia penyelenggara nobar akan dimintai pertanggungjawaban.

Namun, Pemkot Tasikmalaya masih akan melakukan pengecekan lapangan sebelum menentukan bentuk sanksi yang akan dijatuhkan.

“Punishment akan kami bicarakan seperti apa. Kita lihat dulu faktanya, karena tidak ingin mengambil keputusan tanpa cek langsung ke lapangan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Gedung Galih Pawesti berada di bawah tanggung jawab KBPP. Pemerintah daerah berencana meningkatkan pengawasan serta melakukan sosialisasi bahaya minuman keras agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kami ingin melakukan pembersihan dan sosialisasi masif tentang bahaya miras. Kalau Galih Pawesti itu tanggung jawab KBPP, dan nanti kami akan lakukan pengecekan langsung,” katanya.

Diky turut mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam mengamankan situasi.

“Dalam kondisi itu, polisi telah mengamankan 26 motor dan 1 kendaraan roda empat. Mereka semua tidur di lokasi tersebut disertai sisa miras berhamburan,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa fasilitas umum bukan tempat untuk pesta minuman keras. 

Agenda nonton bareng diharapkan menjadi sarana hiburan dan sportivitas, bukan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.

Diky juga mengimbau masyarakat dan panitia kegiatan agar lebih selektif dalam pengawasan peserta. 
Jika kejadian serupa kembali terjadi, pemerintah tidak akan segan memberikan sanksi tegas, termasuk pencabutan izin penggunaan gedung. (Krist)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600