Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaHukumSosial

Hadapi Musim Kemarau, Koramil Karangmalang Perkuat Sinergi Bayan dan Kaling untuk Cegah Kebakaran dan Krisis Air

12
×

Hadapi Musim Kemarau, Koramil Karangmalang Perkuat Sinergi Bayan dan Kaling untuk Cegah Kebakaran dan Krisis Air

Sebarkan artikel ini
Koramil 02/Karangmalang Kodim 0725/Sragen memperkuat sinergi dengan pemerintah desa, bayan, dan kepala lingkungan (kaling) guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Sragen/secondnewsupdate.co.id – Menghadapi puncak musim kemarau, Koramil 02/Karangmalang Kodim 0725/Sragen memperkuat sinergi dengan pemerintah desa, bayan, dan kepala lingkungan (kaling) guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Upaya tersebut diwujudkan melalui kehadiran Batituud Koramil 02/Karangmalang, Pelda Budi Santoso, dalam Rapat Koordinasi (Rakoor) Bayan dan Kepala Lingkungan se-Kecamatan Karangmalang. 

Example 300x600

Pertemuan ini menjadi wadah menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan untuk mengantisipasi berbagai dampak musim kemarau, mulai dari kebakaran hutan dan lahan, kebakaran permukiman, krisis air bersih, hingga potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.

Dalam arahannya, Pelda Budi Santoso menegaskan bahwa bayan dan kepala lingkungan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak penyampaian informasi sekaligus penghubung antara pemerintah dengan masyarakat. 

Menurutnya, koordinasi yang solid menjadi kunci agar setiap potensi persoalan dapat dideteksi dan ditangani sejak dini.

“Musim kemarau menuntut kewaspadaan seluruh elemen masyarakat. Kami mengajak bayan dan kepala lingkungan untuk aktif mengedukasi warga agar tidak membakar sampah maupun lahan secara sembarangan, menggunakan air secara bijak, serta segera melaporkan apabila muncul potensi kebakaran atau permasalahan lain di wilayah,” ujar Budi.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Babinsa, pemerintah desa, bayan, dan kepala lingkungan dalam menjaga stabilitas wilayah. Sinergi tersebut dinilai mampu mempercepat respons terhadap kondisi darurat sekaligus meminimalkan risiko yang dapat merugikan masyarakat.

Rakoor berlangsung secara interaktif dengan menghasilkan sejumlah langkah antisipasi, di antaranya peningkatan patroli lingkungan, penyebarluasan informasi mengenai mitigasi musim kemarau, serta penguatan budaya gotong royong sebagai bentuk kesiapsiagaan bersama.

Melalui koordinasi yang berkesinambungan, Koramil 02/Karangmalang berharap masyarakat semakin siap menghadapi musim kemarau, sehingga potensi bencana dapat ditekan dan keamanan lingkungan tetap terjaga. (Agus Kemplu)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600