Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaEntertainmentGaya hidupRagam Daerah

Polresta Bandung Gelar Lomba Melukis Difabel Hari Bhayangkara ke-80, Bukti Nyata Polri Hadirkan Ruang Inklusif Tanpa Batas

25
×

Polresta Bandung Gelar Lomba Melukis Difabel Hari Bhayangkara ke-80, Bukti Nyata Polri Hadirkan Ruang Inklusif Tanpa Batas

Sebarkan artikel ini
Polresta Bandung menghadirkan ruang ekspresi tanpa batas dengan menggelar Lomba Melukis Difabel kategori pelajar dan umum sebagai wadah kreativitas bagi penyandang disabilitas.

Kab Bandung/ secondnewsupdate.co.id – Semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui penguatan pelayanan dan keamanan masyarakat, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kelompok disabilitas. 

Polresta Bandung menghadirkan ruang ekspresi tanpa batas dengan menggelar Lomba Melukis Difabel kategori pelajar dan umum sebagai wadah kreativitas bagi penyandang disabilitas.

Example 300x600

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian lomba tingkat nasional yang diselenggarakan Divisi Humas Polri tersebut berlangsung di Ruang Monitoring Polresta Bandung, Jumat (17/7/2026).

Dengan suasana penuh semangat, inspirasi, dan kebersamaan.

Acara dibuka oleh Kabag SDM Polresta Bandung Kompol Achmad Gunawan, mewakili Kapolresta Bandung. 

Turut hadir Kasat Binmas Kompol Edi Permana, Kasi Dokkes AKP R. Abdul Aziz, Kasi Humas IPTU Dinny, Ka SPKT IPDA Jajang Hendrawan, para peserta, guru pendamping, serta keluarga yang memberikan dukungan penuh kepada para pelukis difabel.

Sebanyak 15 peserta dari kategori pelajar dan umum menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam mengolah warna, imajinasi, dan pesan sosial melalui karya seni yang menggugah. 

Mereka berasal dari SLB YKS 3 Katapang, SLBN Cinta Asih Soreang, SLB Nurvita Margahayu, SLB YPLAB Banjaran, SLB Multahada Rancaekek, serta peserta umum.

Dalam perlombaan tersebut, para peserta mengangkat berbagai subtema yang telah ditentukan, seperti Polri dan Realita Sosial, Seragam, Tugas dan Harapan, hingga Satir untuk Negeri Aman.

Melalui sapuan kuas di atas kanvas, mereka menyampaikan pesan tentang harapan, persaudaraan, keamanan, serta pentingnya membangun Indonesia yang damai dan inklusif.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi seni, melainkan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan ruang yang setara bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan berprestasi. Polresta Bandung berkomitmen menghadirkan ruang yang inklusif, menghargai setiap potensi, serta terus membangun kedekatan dengan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” ujar Aldi.

Menurutnya, karya-karya yang dihasilkan para peserta bukan hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga menjadi media komunikasi yang menyampaikan pesan tentang keberanian, persahabatan, optimisme, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik.

Kapolresta juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh orang tua, guru, dan pendamping yang selama ini konsisten memberikan motivasi serta dukungan kepada para penyandang disabilitas untuk terus mengembangkan bakat dan percaya diri dalam meraih masa depan.

“Kami berharap karya-karya yang lahir hari ini mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Setiap orang memiliki potensi luar biasa yang layak mendapat kesempatan yang sama,” tambahnya.

Suasana perlombaan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Setiap goresan kuas menjadi simbol semangat para peserta dalam mengekspresikan diri sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas tidak mengenal batas.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Bandung berharap nilai-nilai inklusivitas, kesetaraan, dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Kehadiran Polri diharapkan tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra yang membuka ruang bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas, untuk terus berkarya, berprestasi, dan berkontribusi bagi bangsa. (Ayu/Apih)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600