Banten, Kab Tangerang l secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat upaya penataan kawasan permukiman sekaligus meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Program bedah rumah RTLH untuk wilayah Kecamatan Kosambi dan Kecamatan Teluknaga secara resmi diserahterimakan dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Kelurahan Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Senin (14/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh dengan luas di bawah 10 hektare tahun 2026.
Pelaksanaan program dilakukan melalui Kelompok Pelaksana Swakelola (KPS) di masing-masing kecamatan.
Untuk Kecamatan Kosambi, pelaksanaan rehabilitasi RTLH dilakukan di wilayah Kelurahan Salembaran Jaya.
Sementara di Kecamatan Teluknaga, program bedah rumah dilaksanakan di Desa Babakan Asem dan Desa Kampung Melayu Barat.
Sejumlah pihak hadir dalam kegiatan serah terima tersebut, di antaranya Ketua KPS Teluknaga H. Abi, Ketua KPS Kosambi Minto Badjak, Camat Teluknaga sekaligus Plt. Camat Kosambi Kurnia, Kepala Desa Kampung Melayu Barat Subur Maryono, Lurah Salembaran Jaya, H. Samsudin, serta perwakilan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Tangerang, Ari Jauhari.

Dalam sambutannya, Camat Kurnia menegaskan bahwa program RTLH merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak sekaligus mendukung penataan kawasan permukiman.
Menurutnya, penanganan RTLH tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengurangi kawasan permukiman kumuh.
Ia pun berpesan kepada masyarakat penerima manfaat agar rumah yang telah mendapatkan bantuan dapat dijaga dan dirawat dengan baik.
“Rumah yang sudah diperbaiki agar dijaga dan dirawat, termasuk kebersihan lingkungan rumah,” pesan Kurnia.
Sementara itu, Lurah Salembaran Jaya Samsudin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang atas pelaksanaan program bedah rumah yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan rumah bukan sekadar memperbaiki bagian fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan harapan dan kebahagiaan baru bagi keluarga penerima manfaat.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan adanya program bedah rumah tidak layak huni. Karena membangun rumah bukan hanya soal membangun dinding dan atap rumah, namun ada asa yang dibangun di situ, ada kebahagiaan yang tercipta bagi penerima manfaat,” ungkap Samsudin.
Ia juga mengingatkan para penerima bantuan agar tidak hanya menjaga kondisi rumah, tetapi turut menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Pesan tersebut, kata dia, sejalan dengan imbauan Ketua KPS Kosambi Minto Badjak agar masyarakat bersyukur atas bantuan yang diterima, merawat rumah, serta bersama-sama membantu pemerintah menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Bersyukur, rawat rumahnya, rawat kebersihannya dan bantu pemerintah menjaga lingkungan. Jangan membuang sampah sembarangan, jangan membuang sampah di pinggir jalan raya. Yang terutama, jaga kebersihan lingkungan,” tegasnya.
Samsudin juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang, camat, lurah, Dinas Perkim, serta seluruh pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.
Ia berharap program rehabilitasi RTLH dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menciptakan kawasan permukiman yang lebih layak, sehat dan tertata.
“Terima kasih kepada Pak Camat, Pak Lurah, Dinas Perkim dan semuanya. Mudah-mudahan dengan program ini kita mendapat berkah dari Allah SWT,” pungkasnya. (Dia).
















