Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
InformatikaPeristiwaRagam DaerahWisata

Hari Keenam Pencarian Speed Boat Arupadatu, Polda Banten Pastikan Sejumlah Temuan Bukan Milik Korban

106
×

Hari Keenam Pencarian Speed Boat Arupadatu, Polda Banten Pastikan Sejumlah Temuan Bukan Milik Korban

Sebarkan artikel ini
Upaya pencarian dan pendalaman kasus hilang kontaknya speed boat Arupadatu beserta para penumpangnya terus dilakukan Polda Banten.

Banten, Pandeglang l secondnewsupdate.co.id – Upaya pencarian dan pendalaman kasus hilang kontaknya speed boat Arupadatu beserta para penumpangnya terus dilakukan Polda Banten. 

Memasuki hari keenam operasi pencarian, petugas menemukan sejumlah benda di perairan yang sempat diduga memiliki keterkaitan dengan kapal tersebut.

Example 300x600

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, konfirmasi, serta pencocokan dengan pemilik kapal, sejumlah benda yang ditemukan dipastikan tidak berkaitan dengan speed boat Arupadatu.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengungkapkan, benda yang ditemukan terdiri dari tiga buah life jacket, dua buah terpal, dan satu galon air mineral.

“Pada hari keenam pencarian, ditemukan tiga life jacket, dua buah terpal dan satu galon air mineral. Setelah kami lakukan pendalaman, termasuk mengonfrontir dan mencocokkan dengan pemilik kapal, dipastikan benda-benda tersebut tidak berkaitan dengan teman-teman yang berada di kapal speed boat Arupadatu,” ujar Maruli. Selasa (15/9/2026).

Jenazah di Kramatwatu Dipastikan Bukan Penumpang Arupadatu

Selain temuan benda di perairan, Polda Banten juga telah memastikan bahwa jenazah yang ditemukan sekitar dua hari sebelumnya di kawasan Muara Sungai Kali Teratai, Kramatwatu, tidak berkaitan dengan penumpang speed boat Arupadatu.

Kepastian tersebut diperoleh berdasarkan data primer dan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh pihak terkait.

“Untuk jenazah yang ditemukan di sekitar Muara Sungai Kali Teratai, Kramatwatu, berdasarkan data primer yang kami peroleh dan hasil pemeriksaan, dipastikan bukan merupakan salah satu dari teman-teman yang hilang kontak dari kapal speed boat Arupadatu,” jelas Maruli.

Jenazah di Pulau Enggano Masih Menunggu Hasil DNA

Sementara itu, perhatian masih tertuju pada penemuan sesosok jenazah di Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu. Polda Banten belum dapat memastikan apakah jenazah tersebut memiliki keterkaitan dengan penumpang Arupadatu.

Jenazah telah dievakuasi dari Pulau Enggano menuju Polda Bengkulu menggunakan pesawat. Pemeriksaan autopsi juga telah dilakukan untuk membantu proses identifikasi.

“Untuk jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu, sudah dievakuasi ke Polda Bengkulu dan hari ini telah dilakukan autopsi. Kami masih menunggu hasil pencocokan DNA dengan sampel keluarga dari teman-teman yang hilang kontak,” kata Maruli.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Polda Bengkulu, jenazah tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki, memiliki tinggi badan sekitar 165 sentimeter, dan diperkirakan berusia di atas 50 tahun.

Kondisi wajah jenazah yang mengalami kerusakan membuat proses identifikasi secara visual menjadi sulit. 

Karena itu, pemeriksaan DNA menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan identitas korban.

“Jenis kelamin jenazah tersebut laki-laki, tinggi kurang lebih 165 sentimeter dan diperkirakan berusia di atas 50 tahun. Kondisi wajah mengalami kerusakan. Untuk memastikan identitasnya, kami tetap menunggu hasil pemeriksaan DNA,” ungkapnya.

Polisi Minta Masyarakat Tak Berspekulasi

Polda Banten mengimbau masyarakat maupun rekan-rekan media untuk tidak terburu-buru menyimpulkan setiap temuan yang muncul dalam proses pencarian.

Polisi meminta seluruh pihak menunggu hasil pemeriksaan resmi, khususnya terkait jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano.

“Kami mohon waktu untuk menunggu hasil pemeriksaan dan pencocokan DNA dari Polda Bengkulu. Setelah hasilnya keluar, tentunya akan kami sampaikan secara resmi kepada masyarakat dan rekan-rekan media,” tutup Maruli.

Pencarian terhadap speed boat Arupadatu dan para penumpangnya pun masih terus dilakukan. 

Polda Banten bersama unsur terkait tetap melakukan koordinasi dan pendalaman untuk mengungkap keberadaan kapal serta memastikan nasib seluruh penumpang yang hingga kini masih dalam proses pencarian. (Sanan)

Penulis: SananEditor: Bama
Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600